Bentuk Kepedulian, BPJamsostek Ternate Kunjungi Peserta Jaminan Kecelakaan Kerja

Bentuk Kepedulian, BPJamsostek Ternate Kunjungi Peserta Jaminan Kecelakaan Kerja
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Ternate, I Wayan Alit Mahendra Putra Adi N mengunjungi peserta JKK di momen Hari Pelanggan Nasional, 4 September 2025.

TernateNews, Ternate: Dalam momentum peringatan Hari Pelanggan Nasional pada 4 September, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ternate menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ternate, I Wayan Alit Mahendra Putra Adi N mengunjungi langsung Peserta BPJAMSOSTEK yang mengalami Kecelakaan Kerja. Di sana Alit bercengkerama langsung dengan Frengki Taliding, dari perusahaan PT IWIP yang telah mengalami Kecelakaan Kerja.

Frengki mengucapkan rasa terima kasihnya kepada BPJS Ketenagakerjaan karena terdaftar program Jaminan Kecelakaan Kerja, seluruh biaya pengobatannya ditanggung secara penuh oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Frengki merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan Ternate yang mengalami kecelakaan kerja yang cukup serius saat sedang menjalankan tugasnya. Cedera yang dideritanya menyebabkan peserta tidak dapat kembali bekerja dalam waktu singkat. Namun, berkat kepesertaan aktif dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), peserta tidak hanya mendapatkan biaya pengobatan dan perawatan yang ditanggung sepenuhnya, tetapi juga masuk dalam Program RTW.

Program RTW merupakan layanan pendampingan intensif dari BPJS Ketenagakerjaan bagi peserta yang mengalami kecacatan akibat kecelakaan kerja, agar dapat pulih secara medis dan kembali produktif. Dalam prosesnya, peserta mendapatkan akses ke rehabilitasi medik, pelatihan kerja, hingga penempatan kembali sesuai dengan kemampuan dan kondisi fisiknya.

Setiap pekerja tentu mendambakan rasa aman dalam perjalanan hidupnya. Risiko kehilangan pekerjaan, kecelakaan kerja, atau menghadapi hari tua tanpa kepastian menjadi kegelisahan yang nyata.

Di tengah situasi itu, pelayanan BPJS Ketenagakerjaan hadir sebagai beranda terdepan negara untuk memastikan pekerja tidak sendirian menghadapi ketidakpastian.

Kepuasan peserta tidak lahir dari jargon, melainkan dari pengalaman konkret mengenai layanan yang cepat, ramah, mudah diakses, dan memberi kepastian. Itulah sebabnya BPJS Ketenagakerjaan terus mendorong transformasi pelayanan, dari antrean panjang di kantor cabang ke sentuhan digital lewat aplikasi, dari prosedur yang kaku menuju pengalaman yang lebih manusiawi. Pada titik inilah pelayanan benar-benar berfungsi sebagai gerbang utama perlindungan sosial bagi seluruh pekerja Indonesia.

Alit menegaskan, BPJS Ketenagakerjaan akan terus menjadi garda terdepan dalam memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja, termasuk mereka yang berada di sektor informal dan rentan. “Bertepatan dengan Hari Pelanggan ini, kami ingin menegaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan senantiasa hadir sebagai mitra perlindungan tenagakerja.” ujar Alit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *