
oplus_2
TernateNews.com – Kantor Cabang Bulog Sub Divre Ternate memastikan ketersediaan kebutuhan pokok, khususnya beras dan minyak goreng, dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idulfitri. Stok yang tersedia diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Maluku Utara hingga dua bulan ke depan.
Kepala Kantor Cabang Bulog Ternate, Jefry Tanasy, mengungkapkan bahwa saat ini cadangan beras di gudang Bulog mencapai hampir 2.000 ton. Jumlah tersebut dinilai sangat mencukupi untuk menjaga stabilitas pangan selama masa Lebaran hingga periode setelahnya.
“Stok beras cukup aman. Dengan jumlah hampir 2.000 ton ini, kami prediksikan cukup sampai satu atau dua bulan sesudah Lebaran,” ujar Jeffry saat ditemui dilokasi acara launching kios sigap pangan, Sabtu, (14/3/2026).
Selain beras, Bulog Ternate juga menyoroti ketersediaan Minyak Kita. Jeffyi menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemesanan total sebanyak 500.000 liter dari pabrik di Surabaya.
Hingga saat ini, sekitar 150.000 hingga 160.000 liter telah tiba dan siap didistribusikan, sementara sisanya masih dalam proses pengiriman (dropping).
“Masih ada sekitar 400.000 liter yang dalam proses pengiriman dari Surabaya. Dengan kuota minyak yang besar ini, kami bisa melakukan intervensi harga di pasar,” tambahnya.
Langkah ini diambil untuk menekan harga minyak goreng di tingkat konsumen. Saat ini, harga minyak goreng di distributor swasta berkisar antara Rp18.000 hingga Rp20.000 per liter. Dengan hadirnya pasokan Bulog, harga diharapkan dapat ditekan hingga angka Rp15.700 per liter.
Dengan jaminan stok tersebut, masyarakat Ternate dan sekitarnya diimbau untuk tidak khawatir akan kelangkaan barang pokok di pasar menjelang perayaan hari besar keagamaan.




