
TernateNews: Safri Abdul Muin, S.H., M.H salah satu putra daerah asal Kota Ternate, Maluku Utara yang saat ini menduduki jabatan strategis di lembaga Adhyaksa Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara.
Safri adalah anak pertama dari dua bersaudara atas nama Bahri Abdul Muin sebagai anak kedua dan Munira Abdul Muin anak ketiga dari pasangan Alm. H. Abd Muin H. Umar dan Hj Budi Djabar.
Jenjang pendidikan.
Ia lahir di Ternate pada 13 Mei 1980, merupakan lulusan dari SD Negeri 2 Gambesi pada tahun 1990 dan melanjutkan pendidikan di Tsanawiyah Pondok Pesantren Bumi Hijrah yang lulus pada tahun 1993 dan melanjutkan di Aliyah Negeri Ternate yang lulus pada tahun 1998.
Ia mendapatkan gelar S1 di Fakultas Hukum Universitas Khairun (Unkhair) Ternate dan lulus pada 2021 dan kembali melanjutkan Pasca Sarjana (S3) di Universitas Jayabaya Jakarta dan selesai pada tahun 2023.
Jejak karir di Kejaksaan.
Putra daerah Asal Ternate ini, mulai merintis karier di lembaga Adhyaksa sejak tahun 2004 untuk menjadi calon Jaksa di Kejaksaan Negeri (Kejari) Tidore Kepulauan.
Dalam tahun yang sama, Safri diangkat menjadi Ajudan Pribadi atau ADC Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Utara dan mulai mengikuti pendidikan Jaksa dua tahun setelahnya yaitu pada tahun 2006.
Pada tahun berikutnya yakni 2007, Safri menjadi Jaksa fungsional di Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate dan pada 2010 naik menjadi pemeriksaan di Kejari Ternate.
Karier anak pertama dari pasangan Alm. H. Abd Muin H. Umar dan Hj Budi Djabar mulai meningkat pada tahun 2013 setelah dipercayakan untuk menjadi Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Tidore dan 4 tahun setelahnya diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasi Intel Kejari Halmahera Utara pada tahun 2017.
Setelah dari Kejari Halmahera Utara, Safri kembali ditunjuk menjadi Kasi Barang Bukti (BB) di Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara dan kembali ke Kejari Ternate dengan jabatan sebagai Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) pada tahun 2022.
Tiga tahun berikutnya, pria kelahiran 13 Mei 1980 ini, mulai ditunjuk menjadi Kasi I pada Asisten Intelijen Kejati Maluku Utara dan tercatat pada Maret 2025 menjabat sebagai Plt Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kejati Maluku Utara dan pada 17 Juli 2025 siang, di dilantik sekaligus dikukuhkan menjadi Kabag TU definitif oleh Kajati, Heri Ahmad Pribadi.
Pelantikan dan pengukuhan dirinya sebagai Kabag TU Kejati Maluku Utara, berlangsung di Fala Lamo Adhyaksa bersamaan dengan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakajati, Asisten Pembinaan, Asisten Intelijen, Asisten Pidsus, dan Asisten Pengawasan Kejati hingga Kepala Kejari Ternate dan Halmahera Utara dan para Koordinator di Kejati Maluku Utara.
Dorongan jadi Jaksa.
Sadar dengan latar belakang orang tua, Safri merupakan anak penurut hingga menjadi seorang Jaksa karena mengikuti kemauan ayah dan dorongan dari teman kuliah atas nama Alm. Winara yang juga seorang jaksa waktu itu.
Dilansir dari rri.co.id dirinya juga mengakui, mendapat dukungan penuh dari keluarga besar setelah dinyatakan lulus menjadi calon Jaksa waktu itu.
“Alm bapak sempat berpesan, apapun itu, harus jadi pegawai vertikal (pegawai pusat), karena Alm bapak juga dari ASN Departemen Keuangan hingga terakhir di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Ternate,” katanya.
Dirinya memiliki kepercayaan penuh bahwa kedepan, dirinya harus lebih baik dan lembaga Adhyaksa harus selalu dipercaya masyarakat.






