Temui Menhan Bahas Kuota Akmil dan Akpol di Malut

TernateNews: Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos mukai mengagendakan untuk melakukan pertemuan dengan Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan-RI) Sjafrie Sjamsoeddin.
Pertemuan orang nomor satu di Maluku Utara tersebut, akan membahas beberapa permasalahan di Maluku Utara termasuk kuota penerimaan taruna/taruni Akademi Militer (Akmil) hingga Akademi Kepolisian (Akpol) di Maluku Utara.
Pasalnya, dari tahun ke tahun, putra dan putri daerah di Maluku Utara masih sangat mobil untuk lulus menjadi bagian dari TNI maupun Kepolisian melalui jalur taruna.
Hal ini disampaikan langsung Gubernur, Sherly Laos usai menghadiri pertemuan Penandatanganan Kerja Sama (PKS) antara Kodam XV/Pattimura dan Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Sabtu (24/5/2025).
Gubernur mengakui, agenda pertemuan dengan Menhan sudah diatur dan akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
“Sudah diatur, dan nanti kita menyesuaikan saja,” ujar Gubernur Sherly.
Gubernur juga mengakui, kuota penerimaan Akmil dan Akpol di Maluku Utara masih menjadi Pekerjaan Rumah dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara.
Pekerjaan rumah yang dimaksud gubernur adalah, menyiapkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimulai dari tingkat sekolah terutama Sekolah Menengah Atas (SMA).
“SMA harus baik, supaya putra daerah kita bisa lulus masuk ke Akmil maupun Akpol,” jelasnya mengakhiri.



