Balai Bahasa Maluku Utara Lakukan Pencanangan Rintisan Kampung Bahasa Daerah di Kelurahan Sangaji, Kota Ternate

Balai Bahasa Maluku Utara Lakukan Pencanangan Rintisan Kampung Bahasa Daerah di Kelurahan Sangaji, Kota Ternate
Oplus_131074

TernateNews, Ternate: Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara melakukan Pencanangan Rintisan Kampung Bahasa Daerah di Kelurahan Sangaji, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Rabu (10/9/2025). Ini menjadi kelurahan kedua di Ternate dan Maluku Utara, setelah Kelurahan Dorari Isa di Pulau Hiri yang telah dicanangkan belum lama ini.

Pencanangan dihadiri langsung Kepala Pusat Pelindungan Bahasa dan Sastra, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikdasmen, Dr. Dora Amalia. Hadir pula Kepala Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara, Nukman, Camat Ternate Utara, para Lurah di Kecamatan Ternate Utara, Tulilamo Kesultanan Ternate dan instansi lainnya.

Kepala Pusat Pelindungan Bahasa dan Sastra, Dr. Dora Amalia, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Ternate. Yang mana melalui melalui pihak kecamatan dan kelurahan setempat telah menyambut baik kegiatan ini.

Program Rintisan Kampung Bahasa Daerah ini merupakan wujud dari program pelindungan bahasa daerah yang secara nyata dapat kita saksikan bersama,” ucap Dora. “Saya yakin di dalam bahasa daerah tersimpan kearifan leluhur-leluhur kita yang harus kita lestarikan.

Lebih lanjut Dora mengungkapkan, bahasa daerah sengkali tidak terlalu diprioritaskan. Perihal kebahasaan dan kebudayaan, seringkali kalah prioritas dengan sektor pembangunan yang lain.

“Kebahasaan seringkali kalah dengan pembangunan ekonomi, sektor keamanan, bahkan kepariwisataan. Beberapa program unggulan di kementerian porsinya sangat kecil untuk program kebahasaan dan kesusastraan,” kata Dora Amalia.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara, Nukman, mengatakan, tahun ini pihaknya baru mencanangkan dua kelurahan di Ternate sebagai Kampung Bahasa Daerah. Yakni, sebelumnya di Kelurahan Dorari Isa, Pulau Hiri dan terbaru di Kelurahan Sangaji yang hari ini dicanangkan.

“Jika ada kegiatan seperti acara tujuhbelasan, sisipkanlah dengan lomba pidato, baca puisi, maupun lawakan tunggal berbahasa daerah. Ini tujuannya agar dapat memperkukuh dan memperkuat posisi bahasa Ternate yang ada di Kota Ternate,” kata Nukman, sembari mengajak pihak kecamatan mendorong lomba dengan materi berbahasa daerah rutin digelar.

Senada Camat Ternate Utara, Sunarto Taher, menyampaikan dukungan pemerintah kota terhadap program Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara. Selain itu, ia menyampaikan keprihatinan bahwa bahasa daerah Ternate kini hanya menjadi bahasa kalangan orang tua.

Bahasa daerah merupakan kearifan lokal dan identitas kita. Apabila tidak kita gunakan dan lestarikan, saya khawatir ke depan bahasa Ternate akan hilang,” kata Camat.

Kegiatan Rintisan Kampung Bahasa Daerah di Kelurahan Sangaji diisi dengan berbagai pertunjukan oleh anak-anak setempat. Di antaranya seperti pertunjukan pidato, balas pantun, puisi berbahasa daerah serta pertunjukan tarian yang disambut antusias oleh warga setempat yang hadir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *