Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara Gelar Kemah Penulisan Cerpen Berbahasa Daerah

TernateNews.com – Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen), akan menyelenggarakan Kemah Penulisan Cerpen Berbahasa Daerah Tingkat Provinsi Maluku Utara pada 6—9 November 2025 di Kota Ternate. Tujuan kegiatan ini adalah melatih para siswa SMP/Sederajat untuk lebih intensif dalam menulis cerita pendek berbahasa daerah sebagai tindak lanjut dari kegiatan revitalisasi bahasa daerah. Kegiatan ini dimaksudkan agar proses pembelajaran bahasa daerah yang telah dilaksanakan terus berkelanjutan.
Kemah Cerpen ini akan menghadirkan peserta terbaik FTBI tingkat kabupaten/kota dari delapan bahasa daerah, yakni bahasa Ternate dari Kota Ternate, bahasa Sula dari Kabupaten Kepulauan Sula, bahasa Tobelo dari Kabupaten Halmahera Utara, bahasa Sahu dari Kabupaten Halmahera Barat, bahasa Buli dari Kabupaten Halmahera Timur, bahasa Makian Dalam, bahasa Makian Luar, dan bahasa Bacan dari Kabupaten Halmahera Selatan.
Peserta kemah cerpen adalah siswa atau tunas bahasa daerah yang telah mengkuti pembelajaran menulis cerpen dalam kegiatan revitalisasi bahasa daerah di sekolah atau di komunitas. Mereka adalah para tunas bahasa ibu yang ikut sampai jenjang Festival Tunas Bahasa Ibu di tingkat tingkat kabupaten/kota.
Kegiatan ini juga akan menghadirkan narasumber yang merupakan cerpenis/sastrawan dan kurator yang merupakan penutur jati bahasa daerah. Narasumber akan memberikan pelatihan dalam hal cara dan kiat-kiat menulis cerpen yang baik dan benar. Narasumber tersebut adalah Mariati Atkah (Staf Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara) dan Hairullah Mahmud Dahlan (Rumah Bambu Dewantara).
Selanjutnya, kurator akan mendampingi setiap peserta dalam menyusun naskah cerpen ke dalam bahasa daerah masing-masing. kurator tersebut antara lain, Latif Umamit, S.Pd. (SMP Negeri 6 Sanana), Nasaruddin Kamarullah (FTBM Halsel), Taufik Ayub (Komunitas GAPI), Jesaya R. Banari (Sanggar Dabiloha), Mujahid Taha (BRIN), Chandra Kailupa, S.Pd.K. (SMP Negeri 17 Halmahera Barat), dan Nurhayati Arifin, S.Pd. (MTs An-Nur Marikurubu).
Luaran dari kegiatan ini adalah naskah cerpen berbahasa daerah dan terjemahan dalam bahasa Indonesia yang telah dikurasi oleh kurator dan disunting dengan baik oleh tim penyunting.



