SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hukrim
Beranda / Hukrim / Dua Motor Adu Banteng di Kawinet Halteng, Membuat Seorang Pengendara Meninggal Dunia

Dua Motor Adu Banteng di Kawinet Halteng, Membuat Seorang Pengendara Meninggal Dunia

Gambar Ilustrasi

TernateNews – Jalan raya Puncak Kawinet, Desa Sagea, Kecamatan Weda Utara, Halmahera Tengah, mendadak mencekam pada Selasa, 22 September 2026 dini hari.

Benturan dahsyat yang mengguncang saat dua sepeda motor terlibat kecelakaan maut “adu banteng” yang merenggut nyawa seorang karyawan perusahaan kawasan industri. Peristiwa tersebut terjadi sekitar subuh pukul 04.00 WIT

Polisi Berhasil Amankan Kelompok Curanmor di Ternate, Ternyata Mereka Masi Dibawah Umur

​Peristiwa mengerikan ini melibatkan Yamaha NMAX hitam-silver berpelat DP 5884 NR yang dikendarai MS (29) dan Yamaha KLX hitam tanpa nomor polisi yang dikemudikan FI (29).

​Insiden ini bermula ketika MS sedang memacu sepeda motornya dari arah Desa Sagea menuju kawasan industri untuk bertugas. Namun, saat menuruni jalur rawan Puncak Kawinet, dari arah berlawanan ada satu kendaraan juga yang melaju kencang dengan motor Yamaha KLX yang dikendarai FI.

​Tabrakan keras tak terelakkan. Hantaman hebat itu melempar kedua pengendara hingga terkapar tak sadarkan diri di aspal, sementara kedua unit kendaraan hancur lebur.

Polisi Hadirkan Hasil Autopsi Penyebab Kematian Korban Pemerkosaan di Ternate

​Kasi Humas Polres Halmahera Tengah, Ipda Amir Mahmud, membenarkan kejadian tragis yang merenggut nyawa tersebut.

​“Insiden kecelakaan itu, satu pengendara meninggal dunia, sementara satu dilaporkan patah kaki bagian kiri,” ungkap Ipda Amir saat dikonfirmasi.

​Dahsyatnya benturan sempat mengejutkan warga sekitar. IS (32), saksi di lokasi kejadian ini mengaku, mendengar suara dentuman keras dari arah jalan raya. Saat mendatangi sumber suara, ia mendapati kedua korban sudah tergeletak tak berdaya. Sontak, IS langsung menghentikan pengendara yang melintas untuk melarikan kedua korban ke Puskesmas Sagea.

Namun takdir berkata lain. Setibanya di Puskesmas Sagea, tim medis menyatakan nyawa MS sudah tidak tertolong. Sementara itu, FI yang mengalami luka berat berupa patah kaki kiri langsung dirujuk ke RSUD Weda untuk mendapatkan perawatan intensif.

​Jenazah korban MS telah dipulangkan ke kampung halamannya di Desa Lalonga, Kecamatan Galela Utara, Kabupaten Halmahera Utara, menggunakan ambulans PT IWIP untuk dimakamkan.

​Saat ini, kepolisian telah melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, dan mengamankan kedua bangkai kendaraan ke Kantor Polsubsektor Weda Utara guna proses penyelidikan lebih lanjut oleh Unit Laka Lantas.

Polres Ternate Hadirkan Bukti Dana dan Tersangka Dugaan Investasi Bodong Zahra Berkah

Berita Terkait

× Advertisement
× Advertisement