SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maluku Utara
Beranda / Maluku Utara / Basarnas Ternate Bekali Warga Tingkatkan Potensi SAR di Batang Dua

Basarnas Ternate Bekali Warga Tingkatkan Potensi SAR di Batang Dua

Basarnas Ternae, BPBD Ternate, dan Baznas ajak warga Batang Dua, menggelar pelatihan SAR. (Doc : Istimewa

TernateNews : Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate bersama masyarakat Kecamatan Batang Dua, Kota Ternate, Maluku Utara, melaksanakan Pelatihan Pemasyarakatan Search and Rescue (SAR).

Kegiatan yang bertajuk “Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Bidang Pencarian dan Pertolongan di Kecamatan Pulau Batang Dua, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara”, itu melibatkan 100 peserta dari warga Batang Dua.

PT. MMC Harap, Ganti Rugi Rp92,5 Diakomodir di APBD Morotai 2027

Pelatihan ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung pelaksanaan Operasi SAR di wilayah Maluku Utara.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Ternate, Ferry Hamdany Wolley dalam sambutannya mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman masyarakat ketika menghadapi situasi bencana alam.

“kepada masyarakat kiranya dapat memberikan pertolongan pertama pada diri serta lingkungan masing-masing apabila sewaktu waktu bencana maupun musibah itu terjadi,” kata Ferry Hamdany Wolley dalam sambuntanya.

Propam Polres Ternate Gelar Pengawasa Terhadap Personel di Tempat Hiburan Malam

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Ternate yang di wakili Kasi Sumber Daya, Bram Madya menyampaikan, dalam pelatihan setiap peserta akan dibekali materi dasar SAR diantaranya, teknik pencarian, pertolongan pertama, prosedur evakuasi korban, manajemen operasi SAR, serta simulasi penanganan kondisi darurat di lapangan.

Bram mengaku, keberadaan potensi SAR di daerah Batang Dua sangat berperan penting dalam mendukung percepatan pada fase tanggap darurat bencana. Mengingat Kecamatan Pulau Batang Dua merupakan salah satu daerah yang sering terjadinya bencana gempa bumi.

Penguatan kapasitas potensi SAR merupakan kunci dalam mempercepat waktu respons (response time) pada setiap kejadian kedaruratan. Sinergi antara Basarnas dan unsur masyarakat akan menentukan keberhasilan operasi pencarian dan pertolongan,” tegasnya.

Keselamatan adalah prioritas utama. Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu memperhatikan faktor risiko, menggunakan perlengkapan keselamatan, dan segera melaporkan kepada Basarnas jika terjadi kondisi membahayakan jiwa manusia,” pungkasnya.

Kejari Ternate Musnahkan Barang Bukti Putusan Pengadilan
× Advertisement
× Advertisement