TernateNews : 160 personel Polda dan Polres jajaran di Maluku Utara resmi mengikuti Assessment Uji Kompetensi dan Sertifikasi Penyidik dan Penyidik Pembantu Reserse Kriminal (Reskrim).
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Arif Budiman di Ballroom Sahid Bella International Ternate pada Rab, 8 Juli 2026.
Kegiatan tersebut juga bagian dari upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) penyidik agar mampu menjawab tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks.
Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Arif Budiman dalam sambutannya menekankan, setiap penyidik dituntut tidak hanya mampu mengungkap tindak pidana, tapi memberikan pelayanan yang cepat dan transparan, serta akuntabel kepada masyarakat.
“Tantangan tugas kepolisian semakin kompleks, sehingga penyidik dituntut memiliki kompetensi, yang profesionalisme, dan integritas yang tinggi,” ujar Kapolda.
Menurut jendral bintang dua itu, indikator kualitas pelayanan penyidik harus memiliki kemampuan dalam memberikan pelayanan dan informasi secara cepat, tepat, serta bertanggung jawab dalam berkaitan kerja – kerja penyelidikan.
“Menjadi penyidik tidak cukup hanya dengan menduduki jabatan, tapi harus didukung kompetensi yang memadai. Masih banyak penyidik dan penyidik pembantu belum tersertifikasi sehingga kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan profesionalisme SDM Reserse,” akunya.
Ia mengaku, setiap penyidik harus memiliki tiga komponen utama yakni pengetahuan, skill atau keterampilan dan attitude sebagai standar kualitas dalam melaksanakan tugas penyidikan.
“Sehingga saya berharap bagi setiap penyidik harus mempunyai tiga komponen yang tadi. Agar kedepannya mampu memberikan pelayanan yang terbaik dalam menegakan hukum di Maluku Utara,” jelasnya.











