SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maluku Utara
Beranda / Maluku Utara / Ditpolairud Polda Malut Siapkan Transportasi Laut Untuk Puluhan Siswa di Morotai

Ditpolairud Polda Malut Siapkan Transportasi Laut Untuk Puluhan Siswa di Morotai

Akses terbatas, Ditpolairud Polda Malut siapakan fiber untuk puluhan siswa di Morotai.(Doc : Istimewa)

TernateNews – Ditpolairud Polda Maluku Utara melalui Markas Unit (Marnit) Polairud Morotai kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pendidikan di wilayah kepulauan Maluku Utara.

Melalui inovasi program PURI ANJASMORO (Polisi Untuk Negeri Antar Jemput Anak Sekolah Morotai), personel Polairud secara rutin membantu menyeberangkan anak-anak sekolah yang terkendala akses transportasi antarpulau.
​
Dirpolairud Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Azhari Juanda, menyampaikan bahwa personil Marnit Morotai yang sedang melaksanakan pelayanan pengantaran para siswa dari Desa Samiamao menuju Desa Posi Posi, Kecamatan Pulau Rao, Kabupaten Pulau Morotai, merupakan langkah inisiatif dari institusi.

Kapolda Arif Siap Jalankan Tagline Baru Polri di Maluku Utara

​”Pelayanan antar-jemput ini menempuh rute penyeberangan laut sejauh kurang lebih 1,1 mil laut. Dua personel kami, yaitu Bripda Maulidin Lohor dan Bripda Anada Trisandi, bertugas memastikan anak-anak dapat sampai ke sekolah dengan aman,” ujar Kombes Pol. Azhari Juanda.

​Ia mengaku, sarana yang digunakan dalam kegiatan ini berupa satu unit perahu fiber bermesin Yamaha 15 PK. Perahu tersebut merupakan hasil inisiatif dan kreasi anggota Polairud Marnit Morotai yang melihat kesulitan para pelajar saat hendak menuntut ilmu. Demi keselamatan pelayaran, kegiatan ini dilengkapi dengan sarana keselamatan berupa 12 buah life jacket.

​”Pada penyeberangan kali ini, sebanyak 23 pelajar berhasil diantarkan ke sekolah, yang terdiri dari Siswa SMA sebanyak 13 orang (11 perempuan dan 2 laki-laki. Siswa SMP sebanyak 10 orang, 7 perempuan dan 3 laki-laki,” ujarnya.

Dari Ruang Kelas ke Lapangan, Mahasiswa Unkhair Rasakan Langsung Dunia Kerja di IWIP

​Sehingga dirinya menambahkan, proses pengantaran dan penjemputan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan aspek keamanan dan keselamatan selama pelayaran. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
“Semoga dari kegiatan ini mampu memberikan keringanan bagi setiap siswa yang ada di Morotai. Karena kita tau anak – anak kalau tidak ada akses se sekolah maka akan menghambat proses belajar mengajar mereka,” pungkasnya.

× Advertisement
× Advertisement