SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maluku Utara
Beranda / Maluku Utara / Menjelang Sumpah Pemuda, PMII Maluku Utara Serukan Solidaritas dan Persatuan Mahasiswa

Menjelang Sumpah Pemuda, PMII Maluku Utara Serukan Solidaritas dan Persatuan Mahasiswa

Ketua PKC PMII Maluku Utara, Muhammad Fajar Djulhijan. (Doc : Istimewa)

TernateNews – Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Maluku Utara mengajak mahasiswa hingga seluruh elemen masyarakat agar menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang momentum hari Sumpah Pemuda.

Seruan ini diminta agar generasi anak muda tidak boleh terprovokasi terkait isu yang belum terverifikasi dan berpotensi memicu konflik di lingkungan masyarakat.

Sejumlah Speedboat di Semut, Ternate Gelar Aktivitas Mogok, Protes Pembatasan Izin Berlayar Malam

Ketua PKC PMII Malut Muhammad Fajar Djulhijan, menegaskan peran mahasiswa sangat strategis dalam menjaga persatuan, merawat toleransi, dan menciptakan suasana damai di tengah masyarakat.

Karena menurutnya, perbedaan pendapat yang selalu menjadi budaya mahasiswa iru merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Bahkan setiap persoalan yang berkembang di masyarakat harus disikapi secara rasional maupun musyawarah, bukan dengan tindakan anarkis yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

“Penyampaian aspirasi merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang harus dihormati. Jika ada perbedaan pendapat atau persoalan di tengah masyarakat, mari kita selesaikan melalui dialog, musyawarah, dan mekanisme hukum yang berlaku,” ujar Ketua PKC PMII Malut Muhammad Fajar Djulhijan.

Tindak Lanjut (Tagline) Kapolri, Polres Halteng Gelar Jumatan Bersama Masyarakat Weda

Ia mengingatkan ke seluruh lapisan komunitas khususnya mahasiswa, agar tidak menyebarluaskan terkait informasi yang bersifat hoaks akibat terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya. Sebab, provokasi dan penyebaran informasi yang tidak terverifikasi dapat memicu kesalahpahaman hingga berujung terjadinya konflik.

Menjelang Sumpah Pemuda, Fajar menekankan pentingnya menjadikan semangat persatuan sebagai landasan dalam menyikapi perbedaan suku, agama, dan adat istiadat di Maluku Utara.

“Persatuan lahir karena adanya perbedaan. Semangat Sumpah Pemuda mengajarkan kita untuk bertanah air satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan. Semangat itu tumbuh di atas keberagaman suku, agama, dan adat istiadat,” tegasnya.

PKC PMII Malut juga mendorong pemerintah dan Polri memperkuat sinergi serta komunikasi dengan masyarakat untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas. Upaya tersebut dinilai perlu disertai peningkatan kesadaran hukum dan keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga keamanan daerah

Fajar mengingatkan kepada generasi muda agar menjauhi tindakan anarkis, perkelahian, penyalahgunaan minuman keras, narkoba, serta perilaku lain yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Kapolda Malut Kunjungi BPVP Ternate, Dorong Peserta Harus Belajar Hukum Ketenagakerjaan

Ia menegaskan mahasiswa sebagai agen perubahan, pemerintah sebagai pelayan masyarakat, serta Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat perlu membangun kerja sama untuk menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di Maluku Utara.

“Bersama organisasi kemahasiswaan, pemerintah, dan Polri, kita jaga kamtibmas, kita rawat persatuan, dan kita wujudkan kedamaian untuk semua,” pungkasnya.

Berita Terkait

× Advertisement
× Advertisement