Wamen Imipas Perkuat Pelayanan Imigrasi di PT.IWIP

Wamen Imipas Perkuat Pelayanan Imigrasi di PT.IWIP
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Silmy Karim, meninjau langsung aktivitas operasional di Bandar Udara Khusus Weda Bay (14/01/2026). (Dok: Istimewa)

TernateNews:Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Republik Indonesia, Silmy Karim didampingi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku Utara, Mohammad Ridwan dan Plt. Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman beserta rombongan melaksanakan kunjungan kerja ke Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) di Halmahera Tengah, Maluku Utara.

Kunjungan orang nomor dua di Kementerian Imigrasi tersebut, dilaksanakan selama dua hari terhitung sejak tanggal 12 hingga 13 Januari 2026 sebagai bagian dari penguatan peran layanan dan pengawasan keimigrasian dalam mendukung kawasan industri strategis.

Dalam kunjungan tersebut, Wamen Imipas  kunjungan tersebut juga meninjau fasilitas keimigrasian yang beroperasi di bandara khusus domestik di IWIP, serta mengunjungi sejumlah fasilitas utama kawasan industri, termasuk pelabuhan, pembangkit listrik, fasilitas pengolahan nikel, dan industri baterai.

Wamenimipas, Silmy Karim menegaskan bahwa kehadiran Imigrasi di kawasan industri memiliki fungsi strategis dalam memastikan aktivitas investasi dan mobilitas tenaga kerja berjalan tertib dan mendukung perekonomian nasional.

“Potensi ekonomi di kawasan ini menuntut pelayanan keimigrasian yang kuat dan responsif agar aktivitas industridan investasi dapat berjalan optimal,” ujar Silmy.

Ia juga menekankan bahwa dukungan terhadap kawasan industri merupakan hasil kerja bersama berbagai kementerian dan lembaga.

“Kami melihat kehadiran sinergi yang kuat di Kawasan Industri Weda Bay antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Badan Karantina, serta unsur TNI dan Polri dalam menjaga agar IWIP berjalan sesuai aturan dan mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.

Silmy Karim juga menyampaikan bahwa IWIP kini berkembang sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis hilirisasi nikel dengan nilai investasi mencapai sekitar Rp 500 triliun dengan tingkat pertumbuhan ekonomi kawasan sekitar 20 persen per tahun, jauh di atas rata-rata nasional.

Direktur PT IWIP, Scott Ye, menyampaikan bahwa kunjungan Wakil Menteri memperkuat koordinasi antara pemerintah dan pengelola kawasan.

“Kami menyambut baik kunjungan Wakil Menteri dan jajaran kementerian terkait. Kehadiran pemerintah di lapangan sangat penting untuk memastikan bahwa operasional kawasan industri, termasuk pengelolaan tenaga kerja dan mitra internasional, berjalan sesuai dengan ketentuan dan sejalan dengan arah kebijakan nasional. Dukungan pemerintah ini membuat penerapanaturan menjadi lebih konsisten dan efektif,” ujar Scott Ye.

Kunjungan ini menegaskan peran Imigrasi sebagai bagian dari kehadiran negara di kawasan industri strategis. Melalui Pelayanan yang profesional, adaptif, dan terintegrasi dengan instansi lain, Imigrasi menjadi salah satu pilar yang memastikan bahwa investasi, mobilitas tenaga kerja, dan aktivitas industri dapat berjalan tertib, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi perekonomian nasional.

Sebagai pengelola kawasan, IWIP terus memperkuat standar operasional dan sistem kepatuhan, termasuk peningkatan layanan pendukung kawasan, agar aktivitas industri berjalan aman, tertib, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *