TernateNews.com – Dosen Program Studi Psikologi Universitas Khairun, Irma Dasi, S.Psi., M.A., melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “EduGame Tanggap: Tahu Mengenal Gerak Aman dan Perilaku Berisiko” pada Kamis, 16 Juli 2026, di SD Negeri 6 Kota Ternate. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman anak mengenai pencegahan pelecehan seksual sejak usia sekolah dasar.
Kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Khairun, serta beberapa mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Khairun angkatan 2025. Kolaborasi lintas disiplin ini menjadi wujud sinergi antara dosen dan mahasiswa dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada pendidikan dan perlindungan anak.
Program EduGame Tanggap: Tahu Mengenal Gerak Aman dan Perilaku Berisiko dikembangkan sebagai media pembelajaran interaktif yang dikemas dalam bentuk permainan ular tangga edukatif. Berbeda dengan permainan ular tangga pada umumnya, setiap kotak permainan memuat materi mengenai pengenalan gerakan aman, area privasi tubuh, perilaku yang berisiko, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan anak ketika menghadapi situasi yang mengarah pada pelecehan seksual.
Melalui pendekatan bermain sambil belajar, siswa diajak memahami konsep perlindungan diri dengan cara yang menyenangkan sehingga materi lebih mudah dipahami dan diingat. Selain meningkatkan pengetahuan, permainan ini juga mendorong keberanian anak untuk bertanya, berdiskusi, serta mengungkapkan pendapat mengenai situasi yang berkaitan dengan keamanan diri.
Ketua pelaksana kegiatan, Irma Dasi, S.Psi., M.A., mengatakan bahwa edukasi mengenai pencegahan pelecehan seksual perlu diberikan sejak dini dengan metode yang sesuai dengan tahap perkembangan anak.
“Anak-anak perlu dibekali kemampuan mengenali sentuhan yang aman dan tidak aman, memahami batasan tubuh mereka, serta mengetahui kepada siapa mereka harus bercerita ketika menghadapi situasi yang membuat mereka tidak nyaman. Melalui permainan, proses belajar menjadi lebih menyenangkan sekaligus efektif,” ujarnya.”
Selama kegiatan berlangsung, para siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka aktif mengikuti permainan, menjawab berbagai pertanyaan, dan berdiskusi bersama para fasilitator dari tim pengabdian.
Wali Kelas IVB SD Negeri 6 kota Ternate, Nur Asiya A. Tane, S.Pd menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, metode pembelajaran berbasis permainan memberikan dampak positif terhadap pemahaman siswa.
“EduGame ini sangat membantu, khususnya bagi siswa kelas 4B, dalam memberikan pemahaman tentang pencegahan kekerasan seksual pada anak. Materi edukasi yang dikemas dalam bentuk permainan membuat anak-anak merasa happy saat belajar sehingga mereka lebih berani tampil. Selain itu, anak-anak menjadi lebih memahami batasan area privasi tubuh serta mengetahui tindakan yang dapat dilakukan apabila mengalami atau melihat teman mendapatkan sentuhan yang tidak aman.”
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Program Studi Psikologi Universitas Khairun berharap edukasi mengenai pencegahan pelecehan seksual dapat terus diperluas ke berbagai sekolah sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti komitmen Universitas Khairun dalam menghadirkan inovasi pembelajaran yang bermanfaat bagi masyarakat melalui kolaborasi dosen dan mahasiswa.
















