SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nasional
Beranda / Nasional / 967 personel, mengamankan aksi demo KPU RI

967 personel, mengamankan aksi demo KPU RI

Massa Sempat Saling Dorong dengan Polisi, Paksa Masuk Gedung KPU ( Kompas )

TernateNews : Jakarta (ANTARA) – Polres Metro Jakarta Pusat tidak melakukan penambahan personel pengamanan, meski aksi unjuk rasa di depan gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Menteng, Jakarta Pusat sempat ricuh.

“Tidak ada penambahan personel,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro saat dihubungi di Jakarta, Jumat.

Gubernur Sherly: Dari Pembangunan Infrastruktur hingga SDM, Tantangan Berikutnya Maluku Utara

Susatyo menjelaskan, untuk mengamankan aksi hari ini itu, pihaknya telah mengerahkan sebanyak 967 personel.

Massa juga berhasil ditertibkan dan sudah membubarkan diri setelah diberikan himbauan secara persuasif.

Sekitar pukul 17.55 WIB, sejumlah massa mulai memaksa masuk ke gedung KPU yang telah dibarikade.

Pencemaran Teluk Buli Jadi Preseden Buruk Dibalik Aktivitas PT. FHT

Barikade yang telah dipasang oleh pihak kepolisian pun dibuka secara paksa. Akibatnya, dorong-dorongan antara massa dan polisi pun tak dapat terhindarkan.

Tak hanya itu, massa juga sempat melempar telur busuk dan tikus mati ke arah Kantor KPU RI yang beralamat di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat itu.

Massa menuntut agar Ketua atau Komisioner KPU dapat keluar dan bertemu massa.

Namun, permintaan mereka tak kunjung diindahkan sehingga massa berupaya untuk masuk dengan paksa.

Mereka menyatakan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 diwarnai kecurangan, sementara KPU dianggap tidak menjalankan tugasnya dengan baik.

Pertamina Patra Niaga Lakukan Penyesuaian Harga Pertamax Series, Harga Pertalite dan Solar Subsidi Tetap

Di sisi lain, para pendemo juga menolak praktik “politik dinasti” Presiden Joko Widodo.

Berita Terbaru

× Advertisement
× Advertisement