TernateNews.com — Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara sukses menggelar kegiatan Konsinyasi Pengolahan Data Bahasa Daerah di Provinsi Maluku Utara pada tanggal 12–15 Oktober 2026 bertempat di Aula Mini FKIP Unkhair, Kota Ternate. Kegiatan ini merupakan salah satu program upaya pelindungan bahasa daerah yang dicanangkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Subbagian Umum Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara, Nurul Istiqamallah. Dalam sambutannya, Nurul menekankan bahwa bahasa daerah bukan sekadar alat komunikasi, melainkan identitas masyarakat Maluku Utara.
Turut hadir memberikan sambutan, Dr. Agus Supriyadi. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini dapat mendukung mahasiswa yang terlibat sehingga mereka dapat belajar mengenai korpus dan cara pengolahannya.
Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta yang berasal dari mahasiswa FKIP Unkhair, FIB Unkhair, serta perwakilan dari Balai Bahasa. Para peserta melakukan pentranskripsian, pengecekan, dan pengolahan data tulis serta lisan berbahasa daerah Maluku Utara.
Para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Selain pengolahan data, para peserta juga mendapatkan materi dari narasumber mengenai bahasa daerah Ternate sebagai sumber korpus.
Melalui kegiatan ini, Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara diharapkan dapat memperkaya sumber data korpus bahasa daerah sebagai landasan pengembangan bahasa, penyusunan produk kebahasaan, serta pelestarian bahasa daerah di Provinsi Maluku Utara.












