Hukrim Maluku Utara
Beranda / Maluku Utara / Uang Pengobatan Milik Lansia Asal Halbar, Diraib Seorang Tukang Ojek di Ternate 

Uang Pengobatan Milik Lansia Asal Halbar, Diraib Seorang Tukang Ojek di Ternate 

Gambar Ilustrasi

TernateNews : Seorang pria lanjut usia (Lansia) bernama Alpinus Timomy (74) asal Desa Gamsida, Kecamatan Ibu Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, mengaku uang senilai Rp 3,5 juta miliknya untuk biaya pengobatan diduga telah curi oleh pria tak dikenal yang mengaku sebagai tukang ojek.

Berdasarkan informasi, Kejadian tersebut terjadi pada Rabu, 20 Mei 2026 sekitar pukul 14.00 WIT, di Kelurahan Kastela, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate. Peristiwa ini akhirnya viral di media sosial.

Polda Maluku Utara Gelar Pemusnahan Barang Bukti Narkotika Periode 2025

Kapolsek Pulau Ternate, Iptu Lukman Umasugi ketika dikonfirmasi, membeberkan peristiwa tersebut berawal saat Alpinus sedang berada di Kota Baru, Kecamatan Ternate Tengah. ia kemudian didatangi oleh seorang pria tak dikenal yang diduga berprofesi sebagai tukang ojek.

Ketika pria tersebut menanyakan tujuan Alpinus datang ke Ternate, Alpinus mengaku sedang mencari lokasi orang pintar berobat. Pria itu menawarkan Alpinus dan mengantarnya ke tempat lokasi tujuan tepatnya di Kelurahan Kastela.

“Saat tiba dilokasi, Alpinus diminta harus siapkan dan serahkan uang Rp 3 juta lima ratus ke pria itu untuk membayar ke tukang obat. Saat ia diminta untuk menunggu di bahu jalan, pria itu kemudian beralasan menjemput seseorang ya ia janjikan ke Alpinus, Namun akhirnya pria tersebut  menghilang sambil membawa uang milik Alpinus,” ungkap Kapolsek Pulau Ternate kepada halmaheranesia.

Sejumlah Barang Bukti Hasil Putusan Inkrah, Dimusnahkan Kejari Ternate

Kapolsek mengaku, setelah dari kejadian tersebut, pihaknya langsung menerima laporan polisi dari Alpinus Timomy kemudian langsung melakukan penyelidikan di lokasi tempat kejadian perkara.

“Dari kemarin kami sudah lakukan pengecekan pemantauan kamera cctv dari Jambula ke Kastela, namun kami kewalahan karena pihak pelapor mengaku lupa ciri-ciri dan identitas dari terlapor,” ungkapnya.

“Nanti besok atau lusa, kami lanjutkan penyelidikannya dari awal, mulai memonitor lokasi di Kota Baru sampai Kastela,” jelasnya.

 

Polda Malut Kembali Mengungkap Peredaran Ganja Yang Makin Meluas di Area Tambang 
× Advertisement
× Advertisement