SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maluku Utara
Beranda / Maluku Utara / Perekrutan TNI di Malut, Pangdam Moloku Kie Raha Prioritaskan Putra – Putri Daerah

Perekrutan TNI di Malut, Pangdam Moloku Kie Raha Prioritaskan Putra – Putri Daerah

Panglima Kodam (Pangdam) XXVIII/Moloku Kie Raha, Mayjen TNI. Nefra Firdaus.(Doc : Istimewa)

TernateNews – Peluang untuk putra Daerah Maluku Utara menjadi bagian dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) terbuka lebar. Kesempatan tersebut terbuka setelah Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto melantik dan meresmikan Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha pada 5 Oktober 2026 pada puncak perayaan HUT TNI ke-81.

Panglima Kodam (Pangdam) XXVIII/Moloku Kie Raha, Mayjen TNI. Nefra Firdaus menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan putra-putri daerah Maluku Utara dalam proses rekrutmen prajurit TNI Angkatan Darat.

Polda Malut Libatkan BPN Dalami Status Lahan Ubo – Ubo, Ternate

Penegasan tersebut, disampaikan oleh Mayjen Nefra pada kegiatan senam bersama dengan insan per di Kota Ternate, yang berlangsung di halaman Markas Komando Daerah Militer (Makodam) XXVIII/Moloku Kie Raha, Jumat, 6 November 2026.

Pangdam menegaskan, putra daerah di Maluku Utara memiliki banyak potensi yang memenuhi persyaratan untuk menjadi prajurit sehingga kesempatan tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal oleh generasi muda di Maluku Utar.

“Tahun ini sampai tahun yang akan datang, Kodam ini akan merekrut sendiri dengan kuota sendiri, tanpa mengganggu kuota orang lain. Maluku Utara punya banyak prajurit, banyak pemuda yang berkualitas dan memenuhi syarat untuk menjadi prajurit,” ujarnya.

Buka Suara, TP MMC Minta Pemda Morotai Perhatikan Nasib Ratusan Karyawan

Menurutnya, rekrutmen pertama di Kodam Moloku Kie Raha ini mencapai hampir 5.000 calon prajurit. Namun, jumlah pendaftar dinilai masih perlu ditingkatkan.

“Kuota sangat banyak sehingga harus dimanfaatkan, tapi masalahnya saat ini animo pendaftar masih sangat sedikit sehingga media diharapkan untuk mensosialisasikan informasi penerimaan prajurit hingga ke pelosok wilayah Maluku Utara, agar kesempatan tersebut diketahui masyarakat secara luas,” katanya.

Masyarakat dirinya juga meminta untuk tidak mudah percaya kepada oknum atau pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang, karena proses penerimaan prajurit TNI tidak dipungut biaya alias gratis.

“Tidak pernah menjadi prajurit itu membayar. Tidak pernah satuan Kodam, Korem maupun perorangan meminta bayaran untuk menjadi prajurit. Kalau ada, tolong laporkan langsung kepada saya,” tegasnya.

Ia memastikan, apabila ditemukan praktik percaloan atau pihak yang memanfaatkan proses rekrutmen untuk memperoleh keuntungan pribadi, hal tersebut harus dilaporkan agar dapat ditindaklanjuti.

DPRD Morotai Gelar Paripurna Pembahasan RAPBD 2027

“Saya pastikan rekrutmen itu gratis, jangan percaya, dan kalaupun ada silahkan laporkan ke sa supaya ditindak,” akunya.

Pangdam dalam kesempatan juga mengajak para jurnalis membangun komunikasi dan kolaborasi yang baik dengan jajaran Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha.

Karena dirinya mengakui, media memiliki peran penting dalam menyampaikan berbagai kegiatan TNI kepada masyarakat, sekaligus memberikan kritik dan saran sebagai bagian dari pengawasan publik.

× Advertisement
× Advertisement