TernateNews: Kepolisian Resor (Polres) Ternate mengungkap penyebab kematian driver grab berinisial DNS (36 tahun) di kamar kos yang berlokasi di lingkungan RT 14/RW 05 Kelurahan Maliaro, Kecamatan Ternate Tengah, Selasa, 2 Juni 2025. Korban ditemukan tak bernyawa oleh tetangga kos setelah mencium bau menyengat dari dalam kamar korban.
Kapolres Ternate, AKBP. Anita Ratna Yulianto saat dikonfirmasi menyatakan, dari hasil pemeriksaan dokter dari RS Bhayangkara Polda Maluku Utara, korban diduga mengalami serangan jantung.,
Kapolres juga mengakui, dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan, tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. “Menurut keterangan keluarga korban, korban memiliki riwayat darah tinggi,” katanya.
Lebih lanjut Kapolres bilang, untuk lebih mengetahui kepastian penyebab kematian korban, harus dilakukan otopsi namun tindakan tersebut tidak dapat dilaksanakan karena ada penolakan dari pihak keluarga korban.
“Kita (Polres) mau autopsi jenazah korban untuk mengetahui lebih jelas. Tapi keluarganya tidak mau, sehingga anggota Reskrim meminta keluarga untuk membuat berita acara penolakan otopsi,” tuturnya.
Sesuai hasil pemeriksaan dokter terhadap jenazah korban, korban diduga meninggal sudah 36 jam sebelum ditemukan. “Dengan penolakan otopsi, jenazah korban langsung kami serahkan ke keluarga untuk dimakamkan,” ucapnya mengakhiri.











